Thursday, April 17, 2008

Aku membuang Dirinya


Aku membuang Dirinya
seperti langkah 'delete' dan 'empty recycle bin'
bagai tisu penuh ingus, segera bakar
supaya virus tidak menyebar, dan merusak otakku.

Semalam Aku menangisi Dirinya
Semenit mengenyahkan memori
sejam membungkus kenangan bersama
sehari menghibur diri.

Aku bisa membuang Dirinya
Meski butuh berulang kali
mendengar lagu sedih
dan membuat ipod-ku hang.


(puisi lama yg sudah pernah kuposting di milis BuMa, 24 Juli'07... agak kuedit sedikit)
(gambar dikutip dari : http://www.agnesw.com/wp-content/uploads/2007/04/cry.jpg)

1 comment:

Restituta Arjanti said...

eno, siapa Dirinya? kok "D"-nya kapital? :p

*sedih baca puisinya*