Sunday, May 04, 2008

Bis Malam (Puisi Transport 1)

Tubuh makin terpojok
Kepalanya makin terkulai
Bahu diri disangka bantal
Tolak… tidak…
Tolak.. tidak…

Hmm ganteng sih,
Kalau nggak, wah! langsung jitak!
Tapi males deh... :p
Tetap saja ga kenal!

Badan ku merangsek ke muka
hirup udara segar di ruang terbatas
Sang pemuda cari sandaran baru, berbalik arah
Tetap pulas
”Ini contoh mekanisme reflek ya?”
Sebal juga karena tidur tak menular

Menatap jendela menampilkan kelam
Butiran air terjatuh dari langit
Tak ada suara, hanya hening terpecah alunan tidur dari belakang
Menebus cape, melepas beban 5 hari kerja
Atau cara menanti terbaik
Sebelum sampai terminal Baranangsiang.


lebak bulus-bogor
Jumat 2 Mei’08
(Gambar dikutip dari : www.fine-art.com)

No comments: