Friday, December 19, 2008

Nostalgia

Mari sini
Rayakan hari kita saling melupakan
Seruput kopi sambil basa-basi sana sini
Tapi janji : jangan pegang tanganku seperti dulu
Hari ini kita cuma jadi penonton sirkus
Pemirsa atraksi metropolis
Saksikan lagak romantis kaum rindu cinta dari sudut kafe

Hari ini, kita bukan lagi si anak pinggir
Anak gang cuma mampu makan donat odang-ading satu berdua
Bukan bibir gincu gula semburkan mimpi manis
Bukan berbaju putih abu-abu mimpi keluarga berencana



Jakarta, 2 Desember 2008

No comments: